Citra yang diambil oleh wahana antariksa milik NASA menunjukkan bahwa bendera yang ditancapkan di tanah Bulan dalam misi Apollo masih tetap tegak berdiri dan berkibar.


Citra yang diambil oleh wahana Lunar Reconaissance Orbitter (LRO) menunjukkan masih adanya bayangan bendera itu, kecuali satu bendera yang ditancapkan pada misi Apollo 11.

Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Buzz Aldrin yang mengungkapkan bahwa bendera misi Apollo 11 ambruk akibat semburan Apollo 11 saat akan meninggalkan Bulan.

Diketahui, setiap misi Apollo yang mendarat di Bulan menancapkan bendera ke permukaan satelit Bumi tersebut, tak terkecuali misi Apollo 11.

LRO sendiri telah didesain untuk memetakan permukaan Bulan secara detail. LRO juga telah menghasilkan citra situs pendaratan misi Apollo serta kawah-kawah Bulan.

Sebelum ini, foto obyek yang diduga merupakan bayangan bendera dalam misi Apollo pernah didapatkan. Namun, kebenaran dalam foto itu belum bisa dibuktikan.

Kini, LRO mendapatkan foto yang sama dari sisi yang berbeda. Wahana itu mendapatkan citra bayangan di tempat bendera misi Apollo diduga berada.

Mark Robinson, ilmuwan untuk instrumen kamera LROC mengatakan di blog-nya, "Dari citra LROC, sudah pasti sekarang bahwa bendera Amerika masih tetap berdiri dan memantulkan bayangan di semua tempat, kecuali Apollo 11."

Robinson yang juga ilmuwan dari Arizona State University mengungkapkan, "Cara paling baik untuk memastikan bendera itu masih di sana adalah melihat rangkaian citra LROC pada waktu yang berbeda dalam sehari, melihat bayangan yang mengelilingi bendera itu."

Seperti dikutip BBC, Senin (30/7/2012), Robinson menuturkan, "Secara personal, saya terkejut bendera itu masih survive menghadapi sinar ultraviolet dan temperatur di permukaan Bulan."

Misi LRO dimulai pada tahun 2009. Misi ini bertujuan mengidentifikasi mineral dan sumber daya lainnya yang ada di Bulan, sekaligus menjajaki situs pendaratan di masa depan.

0 comments:

Post a Comment