Berbagai kejadian kanibalisme yang pernah kita ketahui, ternyata sudah ada sejak dulu. Memang yang pernah booming di negara ini yaitu kisa Sumanto. Namun ternyata kanibalisme telah ada dari sejak dulu. Kanibalisme telah ada dalam cerita mitologi ketika Atreus menyajikan anak-anaknya sendiri pada saudaranya Thyeste.



Tragedi Kecelakaan Pesawat Berujung Kanibalisme




gambar ketika ditemukannya pesawat naas itu

12 Oktober 1972, di rumah para korban tak ada yang menyangka bahwa pesawat Uruguay yang ditumpangi 5 orang awak, 16 pemain rugby dan 24 orang anggota keluarganya akan menyisakan korban yang masih hidup.
Pesawat naas itu ditemukan kemudian menjelang natal tahun 1972 di pegunungan Andes antara Argentina dan Chili.
Mereka jatuh di pegunungan Andes setinggi 6000 m dari permukaan laut. Semua menyangka bahwa tak satupun dari korban kecelakaan tersebut bakal selamat, terlebih lagi dalam pesawat tak ditemukan persediaan makanan kecuali sedikit cokelat yang dibeli di Argentina.
Memang ada beberapa yang langsung meninggal ketika pesawat jatuh. Selain itu ada beberapa yang tidak tahan hujan angin sehingga meninggal kemudian. Sisa penumpang selamat relatif banyak, semua berkat daging dari rekan-rekan mereka yang sudah meninggal. Seorang mahasiswa kedokteran Roberto Caressa berhasil menerangkan pada rekan-rekannya yang berhasil hidup, bahwa tubuh memerlukan protein dan yang tersedia saat itu adalah daging mayat rekan-rekan mereka yang tetap segar karena dinginnya pegunungan Andes.
Daging rekan-rekan mereka dimakan mentah-mentah dengan piring plastik. Makanan yang tersedia diransum demikian rupa sehingga satu mayat cukup untuk 5 hari. Sampai saat mereka ditemukan sudah enam mayat yang habis di santap.



para pemain rugby yang naas itu.
Ketika berita mengenai kanibalisme ini diumumkan pada hari Natal, beberapa orang Amerika Selatan marah bukan main. Namun bagi pemain rugby pada saat itu betul-betul tidak ada jalan lain untuk menyambung hidup mereka selain memakan daging rekan-rekan mereka yang telah meninggal.

Kanibalisme Di Perancis Saat Krisis Melanda



Ketika tahun 1033 Perancis dilanda kelaparan. Di pinggir-pinggir jalan begitu mudah ditemukan mayat-mayat wanita dan orang-orang lemah yang dibunuh untuk diambil dagingnya. Anak kecil dibujuk dengan roti secuil atau appel lalu disembelih untuk dimakan dagingnya. Pernah seorang pria di pasar Tournus tertangkap basah menjual daging manusia, ia dihukum dengan dibakar diatas api unggun. Tetapi malamnya juga ada seorang yang tak dikenal menggali barang dagangan yang tidak lain mayat manusia itu untuk dimakan sendiri.
Di abad ke 12 di jalan Reu des Marmousets, Paris.

Pembunuhan Sadis 650 Gadis Remaja

Cerita kanibalisme selalu ada sepanjang zaman, namun yang paling mengerikan yaitu kisah seorang bangsawan wanita Hongaria Erzebet Bathor. Pada tahun 1610 Erzebet Bathor tertangkap basah sedang merendam diri dalam darah manusia. Ia mengumpulkan darah manusia tersebut dengan caranya yang sadis. Dengan bantuan beberapa pembantunya, ia mengundang beberapa gadis remaja ke istananya. Dia begitu gemar menyakiti gadis-gadis tersebut, dengan cara menggigit, memukul dan sebagainya, sampai akhirnya dimakan. Konon dengan cara itu dia telah menghabiskan sekitar 650 anak gadis.





lukisan Erzebet Bathor
Guy de Maupassant



Satu lagi contoh kanibalisme yang pernah ada yaitu apa yang dilakukan oleh seorang penulis Prancis Guy de Massupant. Suatu malam ketika akan pulang ke rumahnya di tahun 1880, kusirnya jatuh dari kereta kuda yang ditumpanginya. Kusir tersebut langsung dibawa ke rumah sakit, tetapi kemudian tewas dalam perjalanan. Dokter yang sedang bertugas saat itu kebetulan adalah salah seorang rekan Guy. Setelah mayat itu dinyatakan benar-benar telah tewas, Guy meminta pada Dokter apakah ia boleh meminta sedikit daging mayat kusirnya untuk dimakan sebagai bahan eksperimen. Menurut pendapatnya daging manusia tidaka ada bedanya dengan daging sapi yang masih muda.

0 comments:

Post a Comment